Haram….

Malam tadi sekitar jam toejoehan…seorang temen parpol ku datang menjenguk ku…sekedar sharing kisah dan bertukar pikiran soal pergerakan politik. Menarik pembicaraan kami sekitar setengah jam an. Dia lalu menawariku daging B2 ( Bhabhi…) yang dibawanya karena barusan mengikuti acara kumpul-kumpul masyarakat memberamo (sebuah kabupaten baru di pedalaman Papua) yang jamuannya di isi dengan bakar batu dengan lauk utama yang sudah menjadi tradisi adalah daging B2. Teknik masak dengan cara ini sangat tradisional tapi hasil dagingnya terkenal uenak tenan…(bagi yang sudah merasakannya pasti meng iyakan…tull gak??? Yang belum pernah makan jangan sok komentar….). Daging itu lalu ku bawa masuk & ditaruh di dapur kami…lalu aku pun kembali ngobrol santai melanjutkan pembicaraanku dengan temanku tadi. Setelah temanku pulang akupun kembali ke tempat fotocopy & rental pengetikan tempat aku dan 2 orang temanku (Fritz & Kartini= Kartini is Fritz’s girl friend:Mereka berdua patner bisnisku di sini) serta seorang karyawan fotocopy ku (Darman) kumpul. Kartini lalu mempertanyakan soal daging padaku

Kartini : “Vic itu di dapur daging pork ka?”

Sutu pertanyaan yang langsung ku iyakan… Kartini mengkonfirmasi tentang daging ini karena Fritz mengatakan padanya bahwa itu adalah beef yang juga di iyakan oleh Darman (Biasalah mereka paling suka bercanda…) setelah mengiyakan aku pun juga merajuk pada Kartini

Aku : “Kenapa ko juga mau ka?”

Statement yang tentu saja dijawab ketus oleh Kartini

Kartini : “Iih…enak saja e…sa tra makan”

(Tentu saja dia gak memakannya…karena gak diperbolehkan oleh agamanya)

lagi ku sambung…

Aku : “ Baru Fritz ko juga mau?” Fritz pun menimpali…

Fritz : “He…He…kalo sa akan makan kalo memang sa tra tahu itu daging B2”

Aku : ”Darman ko mau juga?”

Darman : ” Kalo saya tidak mas”. (Sambil meringis antara tertawa & senyum=lebih mirip cengengesan)

Note:

Percakapan dalam logat papua…ka=yah…ko=kamu…sa=saya

Pork=Daging Bhabhi

Kami lantas terus bercanda singkat tentang daging B2 yang hadir di meja makan kami malam tadi….

Pembicaraan kami malam tadi lalu membuatku menerawang dari sebuah statement di kitab Injil yang menyatakan bahwa

”Bukan apa yang masuk ke dalam mulut manusia yang disebut haram tetapi apa yang keluar itulah yang dapat menjadikannya haram”

Bagiku statement ini sangatlah relevan dengan realita kehidupan manusia saat ini. Bagaimana tidak??? Kita terlalu sering meributkan tentang makanan-makanan jenis tertentu dari hewan tertentu yang dianggap haram gak boleh di konsumsi karena haram. Padahal seisi dunia dari semua hewan yang ada di dalam laut, diatas darat sampai yang ada di udara diciptakan Tuhan untuk dikuasai manusia = semuanya indah dan halal untuk dimakan. Dengan mengklaim hewan tertentu haram/najis untuk dikonsumsi/diberdayakan berarti kita tidak mengakui keindahan Tuhan/menghalalkan kemahakuasaan Tuhan yang menciptakannya itu sama saja mengharamkan kemuliaan Tuhan. Kita terlalu sibuk meributkan hal kecil tentang apa yang haram dimakan (Masuk ke dalam mulut kita) sementara itu lebih ironis setiap apa yang keluar dari mulut kita = perkataan kita yang menghujat,memaki,memfitnah,membohongi,menyesatkan orang tidak lebih disorot untuk dikatakan haram…

Coba hitung dan bandingkan betapa banyaknya orang yang teraniyaya,tersiksa,menderita,bahkan mati oleh karena perkataan dari orang-orang tertentu. Coba bandingkan jumlah orang yang mati akibat makanan tertentu yang disebut haram dengan jumlah orang yang mati akibat perkataan tertentu. (apa yang keluar dari mulut seseorang yang merupakan perkataan tertentu yang keluar menjadi sebuah idiologi,prinsip ataupun perintah yang sesat dan merusak.

Contoh apa yang keluar dari mulut seorang Adolof Hitler yang kemudian menewaskan sekitar 7 juta orang Yahudi, (Wah….2 kali lipat lebih banyak dari jumlah penduduk Papua yah….) apa yang keluar dari Mulut Pol Pot sang pemimpin rezim Khamer Merah dari Kamboja yang juga menewaskan hampir 2 juta rakyat Kamboja…apa yang keluar dari mulut Mao Tze Dong yang menyengsarakan jutaan rakyat Cina pada jaman revolusi…apa yang keluar dari Mulut dan pemikiran Karl Marxisme yang kemudian menjadi prinsip dasar Komunisme yang menjadi idiologi gila yang menyengsarakan jutaan orang-orang di banyak negara di dunia ini, apa yangkeluar dari mulut orang tertentu dalam sebuah persekutuan/organisasi/sekte/agama tertentu yang memperbolehkan untuk membunuh,mencuri,berzinah,memperkosa…apa yang keluar dari mulut para pemimpin-pemimpin besar politik/militer yang seharusnya lebih layak disebut haram karena hal itu menjadi kesengsaraan/penderitaan dan maut bagi jutaan orang di dunia ini dan masih banyak contoh-contoh lainnya yang gilani…

(sorry nyelip neh…yang disebut haram yang seharusnya juga jadi perhatian adalah apa yang keluar dari mulut para pemimpin dan para pejabat publik di negeri kita ini yang menipu dan berbohong + bersandiwara atas aksi korupsi yang mereka lakukan…inilah haramisme  di negeri kita Indonesia)

Intinya sederhana mbok yo…gak usah terlalu meributkan soal makanan…apa aja yang disebut makanan ya tetap enak & halal Apa saja yang ada di muka bumi ini yang bisa dimakan yah silakan dimakan…sesuatu yang bisa masuk lewat mulut kita untuk menguatkan,menyehatkan atau juga menyembuhkan tubuh kita…sesuatu yang bisa kita kunyah atau yang ditelan yang didapat bukan atas dasar menyakiti dan menyengsarakan orang lain apalagi sampai membunuh.

Penekanan dan pengkhususan dari penulis yang disebut makanan yang benar-benar haram itu kalo makanan itu udah kadaluarsa, beracun (bisa membuat sakit/bahkan mematikan), sudah jadi sampah, makanan curian, daging manusia (neh juga menurut penulis masuk kategori haram…kan kita mahluk beradab)… Tidak lupa terlepas dari pantangan seseorang atas dasar kesehatan/tradisi/agama masing-masing dengan kategori haram atas makanan tertentu….

Jadi kesimpulan yang paling akhir neh…yok makan yok…kita makan kan untuk hidup, juga hidup untuk makan (persepsi masing-masing yah…)

Ini persepsiku…

30 Responses so far »

  1. 1

    Fritzter said,

    Kalo yang masuk gak dikontrol, bagemana bisa yakin kalo yang keluar itu bersih?
    😀
    Sebenarnya sangat tidak disarankan menganalisa perintah agama A dengan mendasarkan pada dalil agama B, atau sebaliknya, walaupun keduanya sama-sama agama Ibrahimovic Ibrahim.
    Kenapa? Mari kita coba.

    Bukan apa yang masuk ke dalam mulut manusia yang disebut haram tetapi apa yang keluar itulah yang dapat menjadikannya haram

    Kalau saya mau komentari ini dengan berdasar pada agama Islam, misalnya, saya gampang saja bilang :
    Oh? dari Injil? Lha itu kan kitab Allah versi lama alias kadaluwarso. Keasliannya ndak terpelihara pula. Dieksploitasi Ditulis ulang berkali-kali. Ngapain barang lama masih dipake, kan sudah ada yang edisi terbaru tuh, Qur’an.😀

    Runyam kan?😆

    Adolf Hitler yang kemudian menewaskan sekitar 7 juta orang Yahudi, apa yang keluar dari Mulut Pol Pot sang pemimpin rezim Khamer Merah dari Kamboja yang juga menewaskan hampir 2 juta rakyat Kamboja…apa yang keluar dari mulut Mao Tze Dong yang menyengsarakan jutaan rakyat Cina pada jaman revolusi…apa yang keluar dari Mulut dan pemikiran Karl Marxisme yang kemudian menjadi prinsip dasar Komunisme yang menjadi idiologi gila…

    Hitler makan babi lho😆 . Padahal orang Yahudi tidak (CMIIW).
    Pol Pot, Mao, & Marx juga makan babi tuh😆 .

    kita makan kan untuk hidup, juga hidup untuk makan (persepsi masing-masing yah…)

    Ini persepsiku…

    Nah ini salah satu perbedaan besar antara persepsimu (Injil?) dengan persepsi Islam.
    Orang Islam bukan hidup untuk makan (saja).
    Bagi Islam, hidup itu bukan untuk hidup, tapi untuk mati. Mati itu bukan untuk mati, tapi untuk hidup abadi setelah mati.
    Hidup itu ujian.
    Tujuannya, untuk membuktikan siapa yang berhak menikmati nikmat abadi, dan siapa yang hanya berhak mendapat siksa. Untuk apa? Untuk menunjukkan rasa tahu diri sebagai makhluk ciptaan.
    Ini sebabnya dalam Islam ada konsep-konsep cobaan, pahala, dsb yang memang kedengaran aneh bagi yang tidak percaya.

    Segala apa yang diberi untuk manusia di dunia, bagi Islam, itu bukan untuk disedot semua. Dan pemilihan mana yang boleh dan yang tidak itu sama sekali bukan berdasar pada azas manfaat.
    Dasarnya hanya satu: Perintah.

    Nah, lho. Argumentasi jadi buntu kan? Ini yang terjadi kalo kita komentar agama A dengan dalil agama B.
    Argumen yang muncul jadi argumen yang egois dan satu-dimensi.
    Jelas saja, mana ada hukum agama yang bisa ngasih kompromi dengan berdasar pada hukum agama lain? Pribadi penganutnya bisa saja berkompromi, tapi dogmanya sendiri kan tidak bisa.

    Masalahnya, kalo ditanya ‘kenapa kamu begitu, padahal ndak logis?’,
    Lha sejak kapan agama itu logis?:mrgreen:

  2. 2

    Fritzter said,

    Walah kok bisa sepanjang itu?😯

  3. 3

    yanderzon said,

    he…he…thx sebelumnya sebagai komentator pertama dan baru satu-satunya ini perlu ada pengkhususan…

    Nah, lho. Argumentasi jadi buntu kan? Ini yang terjadi kalo kita komentar agama A dengan dalil agama B.
    Argumen yang muncul jadi argumen yang egois dan satu-dimensi.
    Jelas saja, mana ada hukum agama yang bisa ngasih kompromi dengan berdasar pada hukum agama lain? Pribadi penganutnya bisa saja berkompromi, tapi dogmanya sendiri kan tidak bisa.

    Masalahnya, kalo ditanya ‘kenapa kamu begitu, padahal ndak logis?’,
    Lha sejak kapan agama itu logis?:mrgreen:

    sebenarnya kalau diperhatikan dengan seksama statement saya lebih kepada realita yang ada yang telah terjadi di dalam dunia ini…saya hanya tidak puas atas sorotan berlebihan kepada hal-hal sepele sedangkan kita harusnya lebih mempertanggung jawabkan hidup pada hal-hal besar yang lebih menyangkut hidup banyak orang….Dalam hal ini bukan mengkonfrontasi dalil dari sebuah agama dengan agama lain tidak ada maksud ke sana…disebut egois tidak juga karena ini ngomongin soal banyak orang jadi berbagi hidup…jelas saja bukan egois…

    Agama juga logis kok…banyak hal-hal di dunia ini yang juga menyangkut kehidupan yang bisa dijelaskan secara logis oleh agama…lah wong dalam sejarah pendidikan dunia…agamalah yang melahirkan dunia pendidikan…

    Hitler makan babi lho😆 . Padahal orang Yahudi tidak (CMIIW).
    Pol Pot, Mao, & Marx juga makan babi tuh😆 .

    nah ini dia…sekali lagi bukan apa yang mereka makan kan…tapi apa yang mereka katakan…lihat sendiri apa yang sudah mereka lakukan…

    Soal perintah….agama juga sering dijalankan tidak sesuai perintah…yang penting hidup dan menghidupi iman….mau buktinya…salah satu komunitas masyarakat islam di hokian cina juga makan daging babi….tetangga kita masyarakat islam walihu di dekat wamena sana juga makan babi…

    udah deh bro…simplenya…haram gak haram…makan aja…sikat…hajar hancurkan….(buk..bak..buk🙂 ) yang penting hidup harusssss…HALAL…. toh itu juga kan yang sampeyan praktekan………………..

  4. 4

    Fritzter said,

    Lha saya praktek gitu kan karena emang saya gak taat.
    Masalahnya kan keputusan untuk sengaja lalai dari perintah itu kan gak bisa didasarkan pada contoh adanya “pelalai-pelalai” lain.
    Biar aja seluruh dunia gak jalankan perintah, saya kan gak perlu nyontoh siapa-siapa😆 .

    Saya biar sesat-sesat gini juga penganut uMbelgedez tau bahwasanya yang saya lakuken selama ini tuh bukan ideal, tapi semata deviasi temporer dari ajaran, yang gak janji suatu saat nanti bakal saya perbaiki.

  5. 5

    Halah….
    esensi dari ajaran setiap agama itu kan pada intinya supaya kita jadi manusia itu bok ya hidub baik, jangan ndableg, jangan menyakiti makhluk lain, banyak beramal…

    buat apa kita memusingkan ritual, atau haram-halal?
    menurut saya, bahkan kalaupun kita tidak punya agama pun tidak masalah selama kita jadi orang yang beradab, bermoral, dan ga mencontoh jenis2 hitler, mao, atau phsyco lainnya… ya tho?

  6. 6

    Fritzter said,

    @ayamnyasar
    Eh, URL situ kok belum diperbaiki? Padahal dah saya kasitau. URL-nya gak ngarah ke blog situ lho. Ngarahnya ke blogspot doang. Mungkin karena yang harusnya “.blogspot”, situ pakenya “@blogspot”. Perbaiki gih:mrgreen: .
    Sayang kan orang yang pengen ngunjungi blog situ malah kesasar😆 .

  7. 7

    icham said,

    Sob, subyektif betul tulisannya..:-? aq lihatnya lebih ke pemahaman yg kurang kayanya. klo aq lihat pernyataan #1::-B
    “Dengan mengklaim hewan tertentu haram/najis untuk dikonsumsi/diberdayakan berarti kita tidak mengakui keindahan Tuhan/menghalalkan kemahakuasaan Tuhan yang menciptakannya itu sama saja mengharamkan kemuliaan Tuhan.”

    neh kalimat MENURUTQU aja dah totally WRONG. sory bro,
    Fact :
    1. Menurtqu men ‘judge’ seseorang g makan sesuatu krna prinsip dan keyakinan itu salah. kt bukan Tuhan dan masalah penafsiran kalimat kitab tu kontekstual. (hari gini bwt ngerti ayat kitab g hanya mngafal !!!) jd g benar islam (in this context) tidak mengakui keindahan Tuhan hanya karena g makan B2. lagi pula kuantitatif bget bget pernyataannya. g bs di ukur kadar nilai mencintai tuhan dengan makan B2 O:-)
    2. Islam (I’m sure you’ve pointed in your posting) telah jelas mengatur tentang hewan yg boleh dimakan dan tidak dimakan baik d darat/laut/udara dsb. dan mnurutqu itu dah pling komplet dgan brbagai penjelasannya sob’
    Pernyataan #2 :-B :
    “Coba bandingkan jumlah orang yang mati akibat makanan tertentu yang disebut haram dengan jumlah orang yang mati akibat perkataan tertentu”
    Fact
    1. Neh mulai yg kuantitatif neh,,:D gini yo sob’ jmlah korban mati emang bisa d ukur dari kalimat,,tp harus d garis bawahi yg hidup jg banyak loh karena kalimat jd
    2. neh yg penting, analoginya kurang tepat tuh. orang mati karena makanan ga sama dengan orang mati karena kebijakan, sob
    Pernyataan #3 :-B :
    “kita makan kan untuk hidup, juga hidup untuk makan (persepsi masing-masing yah.. ”
    Facts
    akur dgn fritzter, g tau referensinya apa ( sesuai bkunya wawan chodjim tu-rahasia kematian-syekh siti jenar) Hdup Siti Jenar :-bd =D> master of death.. g benar kita hidup untuk makan dan makan untuk hidup. betulnya kita makan untuk menunda kematian sob. G sama loh :> jd kenapa untuk menunda kmatian karena bwt ngumpulin amal bwt bkal kalo koit’ ntar. In my perspective of understanding my religion, aq berpendapat kt ini g sadar skrag mati, hidup kita tuh pada saat kita bangkit ntar. 8-> bgungkan yo wez brarti aq brhasil wakakakak. tp serius that’s my point of view. btw, blogqu ada 2 ini yg baru d bwt. big hug bra’ >:D<

  8. 8

    yanderzon said,

    @icham

    Pertama-tama thx banget untuk kommentnya….ehm…aq ngecek blog sampeyan kok ternyata palsu yah…mana yang asli??? takut yah untuk dikomentari….???

    Kedua-dua…mohon maaf baru sempat bales sekarang…maklum aja banyak kesibukan lain….

    ketiga-tiga…baik ini kira-kira jawaban saya atas statement comment panjenengan….

    Nampaknya saudara-saudara diatas salah memahami esensi tulisan saya diatas…angkat topi buat mas @AnakAyamNyasar….(sa..lu…the…)
    Mohon maaf buat kesalahpahaman yang terjadi meskipun itu juga keinginan saya🙂 he…he….
    1. Saya sama sekali tidak bermaksud menyerang Islam.
    Kebetulan saja momentum yang terjadi antara saya dan Kartini,Frintz serta Darman dimana ketiga teman saya itu Muslim…dan kebetulan momentum itu adalah daging B2. Seandainya mereka bertiga diatas beragama lain dan topik yang kami bicarakan tentang daging cicak tetap saja tulisan ini tercipta.

    2. Buat Mas @Fritzter saya gak mencoba melihat suatu hal dari Agama A dengan sudut pandang agama B…yakni suatu Hal dari Agama Mas dengan sudut pandang Agama saya… yang saya maksud adalah melihat hal ini dari sudut pandang universal.

    Setahu saya selain islam yang mengharamkan dagin B2 dan RW, ada agama Hindu yang mengharamkan makan daging Sapi…lebih sadis malah agama Yahudi gak boleh makan hewan berkuku belah…semisal Kuda,Unta,Keledai,Kelinci dll. Yang sempurna adalah Para Bikhu Agama Budha malah sama sekali tidak makan daging…

    Tidak memakan hewan tertentu karena ajaran agama itu wajar suatu ritual agama senyleneh apapun itu tetap akan dipatuhi oleh penganutnya. Dan memang setiap agama memiliki ritual dan tata cara masing-masing…hal ini sangat saya hormati….

    Ini bukan soal makanan aja lebih dalam dari itu yakni fungsi mulut kita…fungsi lidah…ucapan kita…perkataan kita…apa yang keluar dari mulut kita…

    Kesimpulan saya termaktub dalam bahasa mas @AnakAyamNyasar….

    Gracias…Adioz

  9. 9

    isma said,

    makanan yang diharamkan dalam agama saya (saya seorang muslim) tidak pernah serta merta haram bgitu saja, tapi memang ada penyebabnya. Dan setelah dianalisa secara medis, memang makanan itu (daging babi), tidak sehat buat tubuh karena mengandung cacing pita, dan bisa menyebabkan bau pada tubuh.
    segala sesuatu yang dibilang ga boleh, atau diharamkan itu pasti karena memang ga baik buat manusia. Menurut keyakinan saya sih begitu, kang ^^
    but anyway, karena berbeda keyakinan, saya kira itu terserah pada kang yanderzon aja, klo memang mau dimakan dan tidak membuat tubuhmu ada apa-apanya, silakan saja.

  10. 10

    isma said,

    dan satu lagi, maap kelewat, saya blm pernah mencicipi daging babi jadi memang tak tahu rasanya seperti apa.
    dan sepertinya semua sudah tau klo babi haram bagi kami muslim, karena memang diharamkan dalam al-Qur’an oleh Alloh dan jg karena ga baik buat tubuh.

    jadi, saya mungkin sok tau sama rasa daging babi. But, bagi yang muslim, sebaiknya ga memakannya, bukan krn hewan tertentu yang disucikan kayak di agama lain, tapi ya krn alasan itu tadi. Jadi berbeda tentu.

    Dan untuk masalah ‘apa yang dikeluarkan itu”, menurut saya, hiduplah seperti lebah. Yaitu memakan yang baik-baik dan mengeluarkan yang baik2 pula. jadi keduanya penting -apa yang dimasukkan dan apa yang dikeluarkan.
    Sebab, jika kita memakan atau memasukkan pada tubuh kita hal -hal yang baik, maka niscaya yang kita keluarkan pun akan baik -yang dikeluarkan disini maksudnya dalam konteks perbuatan, perkataan, pikiran2, dll sebagainya.

    apa yang kita makan akan menjadi darah dan daging dalam tubuh kita, lalu itu juga akan mempengaruhi perwujudan kita secara rohani maupun ragawi dalam khidupan kita sehari -hari.

  11. 11

    yanderzon said,

    @ isma

    sekali lagi mbak isma…saya menyoroti haram bukan sekedar tentang makanan saja…tetapi lebih dari pada itu soal apa yang keluar dari mulut kita…betapa banyaknya penjahat di dunia ini yang tidak bisa bersikap seperti lebah yang mbak isma maksud…mereka makan enak…makanan mereka lebih baik dari kita tetapi tidak menjamin perkataan dan tindakan mereka semanis makanan mereka…jangan karena makanan kita kemudian menyalahkan orang lain…

    Makanan jelaz untuk memberi kita kehidupan…ini kebutuhan primer manusia…tetapi kemudian manusia memilih apa yang boleh dan tidak boleh dimakan karena dasar keyakinan tertentu itu pilihan…tetapi ada yang lebih penting dari pada itu yakni soal hidup…memberi kesempatan hidup bagi manusia lain di dunia ini…(ini amanat keyakinan kita semua dan juga mbak isma tentunya…)

  12. 12

    dindunz said,

    hmm…hmmm..maaf ya mas yanderzon, tapi tidak tepat dan tidak dewasa sekali tulisan anda ini ^^..mudah2an bisa dikoreksi..kalau mas memang ingin mengingatkan tentang “hal yang lebih penting di dunia adalah hidup”, ya sudah buat saja postingan tentang itu tanpa perlu men-judge ajaran agama lain salah atau tidak tepat..buat saja postingan tentang HIDUP tersebut diambil dari sudut pandang ajaran mas, tidak perlu menyentuh ajaran lain apalagi memberi komen negatif..setiap apa yang kita “keluarkan” tentulah harus berdasarkan ilmu, kalau ilmu yang mas punya baru sebatas tentang agama mas, yaaa posting saja sesuai dengan yang ajaran agama mas ajarkan, jangan posting hal2 yang mas belum tahu..kan jadi terlihat kedangkalan kita sebagai penulis..ok2..mudah2an bisa dikoreksi..

  13. 13

    juden said,

    @dindunz cs

    Gw juga heran kenapa Babi itu diharamkan ? penuh penyakitkah ? binatang kotor kah ? lha wong babi itu kalo yang masak pinter rasanya ueenak tenan dan bikin badan kita sehat ,kalo anda menganggap babi banyak cacing pitanya , kambing dan sapipun banyak cacingnya kenapa nggak dilarang , penyakit antrax pun kerap menghampiri sapi dan kambing.
    mba dindunz cs😉 , cobalah sekali-kali mampir di Chinesse food kalo duitnya cekak yah mampirlah ke Lapo tuak , coba deh pesen B 2 panggang ama si Lae , dan mulailah mencobanya pasti anda ketagihan deh, anggap aja sebagai obat khan nggak haram to ?
    Yang jelas aturan halal atau haram masih banyak didebatkan di kaum muslim sendiri , ada yang bilang kalau makan daging anjing atau babi dihalalkan untuk alasan obat , tetapi banyak pula yang nggak sependapat. sampai yang terakhir ,MUI ngeluarin Fatwa Halal untuk Kepiting ( Hidup di dua alam ) lho jadi selama ini kepiting itu Haram to ? tapi kok tiba2 jadi halal , wah ngaco amat
    Jangan2 babi lama kelamaan di halalkan ama MUI karena rasanya yang enak dan berkhasiat menyembuhkan suatu penyakit tertentu.

  14. 14

    juden said,

    MANFAAT BABI

    KENYATAAN DI LAPANGAN
    Babi banyak tersedia di pasaran karena :

    õ Pertumbuhan babi relatif gampang (tidak sesulit dan selama
    pertumbuhan sapi, kuda, dll.)
    õ Dengan ransum yang jelek (poor-diet), anak babi tetap dapat
    tumbuh dengan baik.
    õ Pakan babi mudah didapat, tidak pilih-pilih, bahkan dapat
    menggunakan limbah rumah tangga, dll.
    Babi banyak tersedia di pasaran karena :
    õ Babi betina bersifat prolifik (mampu beranak banyak sekali
    bunting), bahkan sekali melahirkan dapat langsung, “Cproott … 12
    ekor `genjik’ (bayi babi) sekaligus!”
    õ Dapat dimanfaatkan dalam aneka industri, termasuk : industri
    kosmetik, farmasi (obat, hormon, enzym), dll.

    daging babi

    Daging babi memberikan manfaat yang sangat banyak :
    1. Sebagai SUMBER PROTEIN HEWANI yang sangat baik :
    2. Daging babi empuk, seratnya lembut, dan lezaaat…!? Sehingga
    banyak disukai konsumen.
    3. Banyak tersedia di pasaran dan tersebar di hampir seluruh
    pasar tradisional.
    4. Harga daging babi jauh lebih murah daripada daging sapi, dll.
    5. Dapat diolah sebagai bahan PENGEMULSI produk-produk olahan
    makanan yang cukup baik :
    6. Lesitin babi banyak tersedia di pasaran sebagai bahan
    pengemulsi adonan roti, coklat, dll.
    7. Emulsifier E471 banyak dipakai di roti tawar, coklat, dll.
    LEMAK BABI
    Lemak babi yang ditambahkan pada makanan membuat makanan menjadi
    lebih menarik dan beraroma sedap.
    Lemak babi (lard) sering dipergunakan dalam aneka masakan, seperti :
    õ Bakso dan bakmi : dicampurkan sebagai kuah pelezat.
    õ Mie instant : dipakai sebagai penyedap sehingga aromanya
    menjadi lebih semerbak.
    õ Kue dan roti (bakery) : dipakai sebagai pemberi sensasi
    lezat, gurih, liat, legit, dan beraroma sedap.
    TULANG BABI
    Tulang babi memberikan manfaat yang signifikan pada berbagai macam
    industri, seperti :
    1. Industri pariwisata : patung/souvenir tulang babi di P.
    Dewata Bali
    2. Industri makanan / minuman : arang tulang babi sebagai filter
    air mineral, gelatin permen kenyal, dll.
    3. Industri obat : gelatin sebagai bahan soft kapsul obat, dll.
    Dari babi, gelatin terutama diambil dari : tulang dan kulit.
    4. Industri pertukangan : sebagai bahan lem
    KULIT BABI
    Kulit babi dapat dipakai pada industri kulit : tas, sepatu, dompet,
    dll.
    Eh, tanaman apa ini…?

    KOTORAN BABI
    Kotoran babi sering dipakai sebagai pupuk tanaman apel di Jepang dan
    bertanggung jawab pada warna merah merekah kulit apel Jepang.
    Itulah…salah satu jasa kotoran/feses babi!
    Juga sebagai pupuk sayuran di Baturraden, Wonosobo, Temanggung

    UNTUK APA BULU BABI DIIMPOR?
    õ Bulu putih/hitam babi banyak dipakai sebagai bahan BULU pada
    kuas, baik kuas roti, kuas cat tembok, kosmetik, dll.
    õ Pada gagang kuas berbulu babi biasanya tertulis : Bristle,
    Pure Bristle, 100% China Bristle, dll.
    õ Pada Webster’s Dictionary, salah satu makna Bristle adalah
    Pig Hair (Bulu Babi)

    NUTRIEN BABI
    Dari babi dapat diekstrak/diproduksi beberapa macam nutrien penting
    bagi manusia, seperti :
    1. Enzim pencernaan : Amylase, lipase, tripsin, pancreatin (dari
    saluran pencernaan babi), pepsin (dari lambung babi)
    2. Mineral : calcium Stearate, magnesium stearat
    3. Glyserin : softdrink, kosmetika (facial, hand & body lotion,
    sabun, dll.)
    4. Glycerols
    ORGAN DALAM BABI
    Organ dalam babi ternyata buanyak juga manfaatnya bagi manusia,
    seperti beberapa contoh berikut :
    1. Usus babi : diapakai sebagai selongsong sosis, benang jahit
    luka (dulu cat gut/usus kucing).
    2. Jantung dan ginjal babi : sering ditransplantasikan (xeno-
    transplantation) untuk menggantikan jantung dan ginjal manusia yang
    rusak.
    3. Placenta (selaput pembungkus foetus/janin) : dipakai di
    kosmetika (facial, hand & body lotion), dll.
    Nah…,
    ternyata manfaat babi
    uuamat sangat banyak…!

  15. 15

    juden said,

    Keterlibatan babi dalam industri farmasi ternyata cukup signifikan. Mulai dari
    cangkang kapsul baik sebagai kapsul lunak, penyumbang organ-organ tubuh, dan
    hormon serta enzimnya.

    Beberapa bagian dari babi yang pernah dan atau masih menyumbangkan perannya
    dalam industri farmasi adalah sebagai berikut :

    Kelenjar adrenal
    Kelenjar ini terdapat pada ginjal. Kelenjar ini dapat menghasilkan hormon yang
    disebut sebagai steroid dan epinephrine. Hormon hormon yang dihasilkan oleh
    kelenjar adrenal babi pernah merupakan sumber penting yang digunakan untuk
    mengatasi beberapa penyakit yang disebabkan oleh ketidakseimbangan tubuh. Namun
    sekarang hormon-hormon tersebut sudah banyak diproduksi secara sintetis.

    Kelenjar pancreas
    Salah satu hormon yang dihasilkan oleh organ ini adalah insulin. Insulin sangat
    akrab dengan penderita diabetes. Insulin berfungsi untuk mengatur metabolisme
    gula dalam tubuh. Salah satu sumber insulin yang sudah tidak asing lagi
    digunakan dalam dunia kedokteran adalah insulin babi. Untuk menghasilkan 1
    pound insulin didapatkan dari 60 ribu ekor babi serta diperkirakan mampu
    mengobati pasien diabetes sebanyak 750-1.000 orang selama setahun . Jika
    produksi babi pertahun sebanyak 85 juta maka insulin yang mampu dihasilkan
    selama setahun adalah 1.400 pound. Jumlah tersebut dapat mengobati pasien
    sebanyak 1, 050 juta – 1,4 juta pertahunnya. Jumlah yang cukup spektakuler.

    Saat ini ada alternatif lain pengganti insulin seperti humulin yang walaupun
    lebih sedikit mahal, ternyata cukup diminati oleh pasien untuk mengganti hormon
    insulin babi.

    Lambung
    Lapisan dalam lambung mengandung protein dan enzim. Bagian ini secara komersial
    digunakan untuk memproduksi sejenis bahan untuk membantu pencernaan (digestive
    aids) dan antacid.

    Usus halus
    Heparin adalah bahan yang ditemukan secara ekslusif pada dinding dalam usus
    halus (babi). Heparin diklasifikasikan sebagai produk pharmaceutical yang
    esensial.

    Jantung
    Jantung babi digunakan untuk keperluan transplantasi untuk mengganti katup
    jantung yang sudah tidak berfungsi lagi.. Katup jantung babi yang digunakan
    pada manusia,ternyata sangat minimal mengalami penolakan pada tubuh manusia.
    Hal ini menunjukkan bahwa banyak kemiripan system vital yang terjadi pada
    manusia dan babi.

    Kulit
    Kulit dalam bentuk gelatin digunakan dalam industri pembuatan kapsul. Selain
    itu kolagen yang merupakan bagian dari kulit digunakan untuk menstimulasi
    pembekuan darah selama operasi.

    Darah
    Fibrin darah yang diekstraks dari darah babi digunakan untuk membuat asam amino
    yang menjadi bagian dari cairan infus yang ditujukan untuk memberikan nutrisi
    bagi pasien yang mengalami beberapa operasi tertentu. Darah babi juga
    dipergunakan untuk keperluan media microbial dan kultur sel.
    Sumber : republika online

    Dan masih banyak lagi….organ tubuh babipun sangat cocok untuk digunakan
    manusia……..

  16. 16

    juden said,

    eni wey salama kenal buat pemilik blog….

    good bless u………….

  17. 17

    Fritzter said,

    @juden

    Dan pemilihan mana yang boleh dan yang tidak itu sama sekali bukan berdasar pada azas manfaat.
    Dasarnya hanya satu: Perintah Tuhan.

    ~This.

    Gw juga heran kenapa Babi itu diharamkan ?

    Agama mana yang tidak mengherankan ?

    Ini blunder klasik yang ada dimana-mana : Memandang perintah agama dari segi logika.
    Apa gunanya Tuhan menciptakan manusia kalau pada akhirnya Dia harus tunduk pada logika manusia?

    Yang jelas aturan halal atau haram masih banyak didebatkan di kaum muslim sendiri

    Fatwa memang hasil perdebatan.
    Tapi Qur’an bukan.
    Babi bukan diharamkan oleh MUI, tapi oleh Qur’an dan Hadist.
    Levelnya jelas beda dengan kepiting.
    MUI bukan representasi Islam, apalagi perpanjangan mulut Tuhan di muka bumi.
    Ia hanya representasi ulama Indonesia. Fatwa yang mereka keluarkan itu hanya saran. Bukan hukum. Titik.

  18. 18

    kunya said,

    Untuk menjawab pertanyaan kenapa babi diharamkan dalam Islam, mungkin bisa baca di sini : http://suamigila.com/2008/11/kenapa-babi-haram-conversation.html

    Yang bikin saya bingung,, di si mas yang punya blog bukan Islam kan ya? Ngapain susah2 ngurusin agama orang lain? Orang kita yang dilarang makan babi aja seneng2 aja kok situ malah kebakaran jenggot..

  19. 19

    dindunz said,

    @ juden : sudahlahhh hormati saja aturan agama lain..toh memang benar apa kata Frietzter aturan hidup itu yang menciptakan adalah tuhan (dalam hal ini Allah yang gw yakinin) dan itu sepenuhnya hak mutlak tuhan tanpa perlu dibantah, kalau mempercayai adanya tuhan pasti mengerti akan hal ini, percaya tuhan kan?? lagipun setelah diteliti kerugian dari babi ini pun buanyakk..ya sama seperti ketika Nabi Adam AS akhirnya harus turun ke bumi karena melanggar perintah ALlah yang melarang dia untuk memakan suatu buah, padahal buah ini mungkin tidak ada kerugiannya jika dimakan, tapi intinya adalah ketika kita sudah diciptakan Allah untuk hidup di dunia ini, maka sudah kewajiban kita untuk mengikuti semua aturannya tanpa kecuali..lahh wong yang ngasih kehidupan ALlah kok malah ngeyel..kalo mau bikin aturan sendiri ya hidup di dunia bikinan sendiri ajahh..(dan sampe saat ini belom pernah saya temukan aturan Islam yang tidak masuk akal)
    dududu..uda diingetin kalo ngomong coba ditelusuri duluuu yaa, kalau nggak malah jadi keliatan kan kedangkalan jalan pikirannya..lagian ngapain sih sibuk2 amat ngurusin agama orang, mending urusin aja urusan keberagamaan mas..kayaknya saya gak pernah de pusing2 mikirin aturan2 agama lain apalagi sampe mengkritisi dan menjelekkan…oiya satu lagi..dihhh sapa situ nyuruh2 saya nyobain B2, ogah lah yawww…kalo ada orang yang ngaku2 ustadz nyuruh saya begitu aja gak bakal saya lakuin..apalagi situ..mau seenak apalah, gak saya gak napsu, orang biasa di rumah makanan yang saya makan juga udah enak2 kok^^

  20. 20

    yanderzon said,

    @juden
    Thx bro…atas semua penjelasan ilmiahnya tentang manfaat B2 semakin membuka wawasan bahwa B2 itu banyak segi positifnya…

    @dindunz
    Duh…thx mbak dindunz…tapi neh menurut saya mbak yang tidak tepat kasih comment…di dalam tulisan itu ada 4 point besar yang saya sorot…jangan hanya memahami 1/4 bagian aja donk…tolong dibaca juga explanation2 dibawahnya secara khusus comment no:8

    @kunya
    Duh ini juga orang satu setali sama mbak dindunz…sorry yah saya gak ada jenggot…ini soal persepsi yang universal…

  21. 21

    dindunz said,

    hihihi..jadi pengen nanggepin nih..trakhir deh janji trakhir..soalnya saya juga males berlarut2 ngurusin ginian, gak guna, buang2 waktu..tapi sekaliiii lagi aja yah..gapapa yah^^..gini ya mungkin saya mau coba menjelaskan maksudnya kunya (saya yakin kunya gak jelasin dengan detil soalnya tau kalo mas ini orangnya puinter sangat, wong ajaran yang mas tidak panut aja semangat amat ngebahasnya, uda serasa orang yang berada di dalemnya, ngerti luar dalem maksudnyah, hehe)..semua juga tau kayaknya mas gak punya jenggot, keliatan banget tuh dari poto dia atas, nah kenapa kunya bilang mas kebakaran jenggot tuh maksudnya kiasan atuh mas..maksudnya mas yang gak punya jenggot kok mas yang ngerasa kebakaran jenggotnya….yahh artian lebih jelasnya lebih kurangnya??mmm..musti dikasih tau juga ga nih?^^ hehe kasih tau aja deh, ntar salah nangkep lagi jadi puanjang masalahnya, jadi kurang lebih maksudnyah mas yang gak mengikuti ajaran agama islam kok mas yang sibuk ngurusin ajaran agama orang..gitu looo mass..hehe..bener deh suer ini terakhir..makasih yaaa..yudadababai..
    ps : saran aja nih ya..sekarang semua orang lagi sibuk berlomba2 belajar, nyari ilmu buat mengembangkan diri, yukk mari kita ganti waktu kita untuk melakukan hal yang lebih berguna dan bermanfaat..saya kira pemuda hebat wakil papua yang ikut jadi perwakilan tim olimpiade fisika indonesia tidak menyia2kan waktunya dengan mengkritisi atau menjelekan ajaran agama lain(duhh saya lupa namanya, tapi seinget saya ada anak papua yang jadi wakil indonesia di ajang olimpiade internasional)..otre2…pasti setuju lahhh..^^

  22. 22

    juden said,

    @ frizt

    Fatwa memang hasil perdebatan.
    Tapi Qur’an bukan.

    tapi sudah tentu para ulama itu mendasarkan penalarannya atas ketentuan-ketentuan umum dalam Quran dan sunnah khan ?😉
    eni wey nte bisa menjelaskan mana ayat2 yang mengharamkan babi dan kepiting nih ? biar readers2 di sini ga bingung:mrgreen:

    Ia hanya representasi ulama Indonesia. Fatwa yang mereka keluarkan itu hanya saran. Bukan hukum.

    eni wei April 2007, sebuah fatwa yang menghebohkan muncul dari Mesir. Dr. Ezzat Atiyyah, kepala Jurusan Hadis di Fakultas Usuluddin Universitas Al-Azhar, Kairo,
    berpendapat bahwa seorang karyawan yang bekerja di ruangan tertutup dan berduaan dengan seorang karyawati lain yang bukan “mahram”, boleh menetek dari perempuan itu untuk menghindari larangan khalwat. Dengan menetek dari perempuan itu, karyawan tersebut berubah status menjadi seorang anak dari perempuan tersebut, dan dengan demikian keduanya boleh ber-khalwat.

    Fatwa ini didasarkan kepada sebuah hadis yang sahih. Orang-orang terperangah mendengar fatwa itu. Akibat fatwa ini, Dr. Ezzat dipecat oleh pihak universitas
    Al-Azhar, karena dalam penilaian yang terakhir itu, fatwa tersebut menyebabkan kebingungan dalam masyarakat, dan menjadikan Islam sebagai bahan olok-olok di mata orang luar Islam. 😆 ada2 saja , saran gw mending MUI di bubarkan saja dari pada kedepannya membuat fatwa2 yang ga masuk akal😉 seperti contoh kasus di atas..

    @ kunya

    udeh gw baca linknya iitukan berdasarkan asumsi aja mba faktuil nya mana? realita di lapangan:mrgreen:

    @ dindunz

    lagipun setelah diteliti kerugian dari babi ini pun buanyakk.

    data nya mana ?

  23. 23

    Fritzter said,

    @juden

    tapi sudah tentu para ulama itu mendasarkan penalarannya atas ketentuan-ketentuan umum dalam Quran dan sunnah khan ?😉

    Penalaran pribadi terhadap wahyu jelas tidak sama dengan wahyu itu sendiri. Itu yang membedakan ulama dengan Nabi.
    Banyak orang yang percaya dan mengikuti saran para ulama, walau saya tidak. Minimal tidak selalu.
    .
    .

    eni wey nte bisa menjelaskan mana ayat2 yang mengharamkan babi…

    Surat Al-An’am (6) : 145.
    Link-link yang membahas lebih lanjut tentang ini ada buanyak sekali. Kalau memang asli ingin tau, pastinya “pembaca2 bingung” yang situ sebut itu bisa googling sendiri.
    Tapi ini saya kasih beberapa :
    [Link]
    [Link]
    [Link]
    [Link]
    Link terakhir ini satu dari sekian banyak contoh yang menunjukkan bahwa topik yang kita bicarakan ini sama sekali basi dan jelas bukan barang baru.

    Selain itu saya kok tertarik ngasih link versi bahasa Indonesia dari link yang dikasih kunya di atas.
    Mungkin berguna buat pembaca lain yang masih “bingung” seperti sampeyan bilang : [Link]
    .
    .

    …dan kepiting nih ?

    This :

    Babi bukan diharamkan oleh MUI, tapi oleh Qur’an dan Hadist.
    Levelnya jelas beda dengan kepiting.

    Kepiting tidak diharamkan oleh Qur’an maupun Hadist.
    Hukumnya hanya makruh. Dimakan tidak berdosa, tidak dimakan lebih baik.
    Ini saya kutip dari sini : [Link] (langsung saja lompat ke poin 4, paragraf kedua dari akhir)
    .
    .

    😆 ada2 saja , saran gw mending MUI di bubarkan saja dari pada kedepannya membuat fatwa2 yang ga masuk akal😉 seperti contoh kasus di atas..

    Golkar yang terang2an sesat saja gak mampu dibubarkan mahasiswa Indonesia yang perkasa itu.😕
    .
    .

    udeh gw baca linknya iitukan berdasarkan asumsi aja mba faktuil nya mana? realita di lapangan:mrgreen:

    Kalimat situ yang terakhir ini yang paling aneh bin ajaib.
    Walaupun bukan komentar langsung ke saya, tapi saya ingin respon sedikit.
    Sebenarnya posisi situ gimana?
    Kalo situ bukan salah satu penganut Yahudi, Kristen atau Islam, lalu melihatnya dari logika, saya sudah kasih situ pertanyaan ini :

    Agama mana yang tidak mengherankan ?

    Yang seingat saya belum situ jawab sama sekali.
    Ini penting, karena kalau memang ada buanyak sekali agama yang tidak mengherankan menurut nalar situ, berarti layaklah situ terheran-heran pada Islam yang kemudian menjadi satu-satunya agama yang mengherankan di muka bumi.
    Tapi kalau tidak, dan ternyata agama2 lain pun sama mengherankannya (menurut nalar situ, tentunya), berarti keheranan situ yang eksklusif tertuju pada Islam ini kurang valid.
    And if that’s the case, saya perlu utarakan kalo keheranan model begitu itupun sudah basi di blogsfir ini.😉
    Selain beberapa yang terbaik seperti Gentole dan Fertob, begitu banyak blogger yang mengutarakan keheranan dan skeptisme pada fenomena agama dan ketuhanan dengan pendekatan filosofis yang sangat elegan.😉

  24. 24

    icham said,

    haditsnya sapa kalo boleh tau ???

  25. 25

    icham said,

    tapi sudah tentu para ulama itu mendasarkan penalarannya atas ketentuan-ketentuan umum dalam Quran dan sunnah khan ?😉
    eni wey nte bisa menjelaskan mana ayat2 yang mengharamkan babi dan kepiting nih ? biar readers2 di sini ga bingung:mrgreen:

    loh klo d jelaskan berdasarkan pemahaman islam apa anda bisa ngerti ???? ,menginterpretasikan bkan perkara mudah,, klo anda mugkin memahami dari kitab anda toh, tp islam interoppretasinya beda,, klo d balik saya menginterpretasikan Yesus hanya rasul berdasarkan Al Qur’an apa bisa d terima ???😉 jelas skali km terlalu dangkal memahami agama juden,, oh iya satu lgi menyakgut Hadits itu perlu jelas,, km blang sahih,, mkanya saya tanya hadist sapa ???

  26. 26

    yanderzon said,

    @dindunz
    Duh mbak dinduz yang puinterrrr….saking puienternya sehingga harus ngajarin saya arti kebakaran jenggot…maklum saya yang loeloesan unipersitas ini dianggap gak ngerti soal pengertian ini…weleh..weleh…weleh…anak SD/SMP aja ngerti soal apa yang dimaksud mbak kunya…saya bukannya ngurusin agama orang…memberikan pandangan universal dari apa yang kita alami dalam hidup ini kan kebebasan kita bersama yang dijamin di dalam dunia Blogger…kalau mbak tersinggung gak usah ngeblog aja kan jadi capek toh kasih tanggepan….(udah janji yang terakhir kan…)

  27. 27

    hawe69 said,

    Tips buat Yanderzon :
    Test deh sop atau makanan dengan kuah, termasuk bakso, yang pakai unsur B2 dan yang tidak ? Bandingkan pas kuah masih panas dan setelah kuah bertemperatur normal, sudah agak dingin… mana yang lebih enak ?😉

    Komen tentang isi blog ini yang paling hebat, Pak Fritz deh.. bisa debat tanpa menggunakan trik ‘fallacy’ yah. ..? is that the rite word, Fritz ?

    Kalo isi blognya.. yah..itu pendapat umum kok🙂
    Topic seperti ini selalu hot untuk diperdebatkan.

  28. 28

    Fritzter said,

    @hawe69😯
    Halah😳
    Kebetulan aja tuh saya lagi mood baek:mrgreen:
    Biasanya juga lumayan culas😆

  29. 29

    bpkstan2008 said,

    kalau adik sih dulunya suka makan tapi sekarang takut karna pernah masuk rumah sakit karna makan B2 hikkkk…hikkk….tapi menurut adik sih kan masing2 agama udah di ajarkan mana yang harus di kerjakan dan mana yang tidak….tapi kayaknya yang kaka maksud para pemimpin bangsa ini yang memimpinnya ngak benar ya??selalu menipu rakyat dan selalu makan haram saya setuju memang realitanya yang sekarang terjadi begitu…mereka cuma memikirkan diri dan keluarga mereka sendiri tapi tidak pernah mau lihat yang lainnya… maaf ya kalau salah di tanggap hikkk…hikk

  30. 30

    chikaaaaa said,

    29.
    kalau adik sih dulunya suka makan tapi sekarang takut karna pernah masuk rumah sakit karna makan B2 hikkkk…hikkk….tapi menurut adik sih kan masing2 agama udah di ajarkan mana yang harus di kerjakan dan mana yang tidak….tapi kayaknya yang kaka maksud para pemimpin bangsa ini yang memimpinnya ngak benar ya??selalu menipu rakyat dan selalu makan haram saya setuju memang realitanya yang sekarang terjadi begitu…mereka cuma memikirkan diri dan keluarga mereka sendiri tapi tidak pernah mau lihat yang lainnya… maaf ya kalau salah di tanggap hikkk…hikk


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: